ORANG-ORANG YANG MENYIMPAN API DALAM KEPALANYA

Oleh: Nanang Suryadi Dia, seorang anak muda yang tak mau disebut namanya, mencoba mempertanyakan hal-hal yang selama ini telah mapan, mungkin dapat disebut juga sebagai orang yang antikemapanan. Adakah telah merasuk dalam benak kepalanya apa yang disebut orang sebagai dekunstruksi Continue reading ORANG-ORANG YANG MENYIMPAN API DALAM KEPALANYA

Tujuh Musim Setahun, Waktu Mencari Makna Cinta

Esei: Nanang Suryadi Adakah daya tarik novel yang ditulis dari sudut pandang seorang perempuan yang bercerita tentang kaumnya? “Tujuh Musim Setahun”, sebuah novel karya Clara Ng, mencoba membeberkan secara subtil mengenai orientasi manusia terhadap ruang dunia yang terus berubah, dari Continue reading Tujuh Musim Setahun, Waktu Mencari Makna Cinta

Beberapa Permasalahan Kritik Sastra Indonesia

Esei Nanang Suryadi Dalam sebuah essaynya Saut Situmorang menyimpulkan sekaligus bertanya tentang krisis sastra Indonesia “Jadi apa yang terjadi di Indonesia sejak jaman Balai Pustaka sampai jaman Windows98 sekarang adalah krisis kritik sastra yang nampaknya belum ada tanda-tanda bakal berubah. Continue reading Beberapa Permasalahan Kritik Sastra Indonesia

MANUSIA MANUSIA TANPA KEPALA

manusia manusia tanpa kepala berloncatan dari televisi yang penuh tahyul dan dongeng iklan manusia berkulit putih mulus setelah 3 minggu berlulur krim hingga tak dapat dibedakan mimpi dan nyata manusia tak berkepala menyorongkan horor tak menakutkan dari dunia setan arwah Continue reading MANUSIA MANUSIA TANPA KEPALA

DONGENG HANTU DI KOTA SAJAK

Buat: penyair w hantu telah meledakan mimpi kota kota di malam malam panjang mengerikan sebagai teror yang dicipta dalam koran dan televisi dan film holywood di mana tak ada rambo atau james bond yang mampu mencegahnya karena kesumat telah menjadi Continue reading DONGENG HANTU DI KOTA SAJAK

BUSH MENGHITUNG HARI SADDAM

buat: ben abel Dihitung hari-hari Saddam, sebagai tetes minyak di tengah gurun, di cemas kabar. Bush menandai hari, mungkin di sela salju dan gemerincing bel. Hari-hari yang mengkhawatirkan Kuterima suratmu, dari negeri jauh, menerbang di antara putih salju: mungkin akhir Continue reading BUSH MENGHITUNG HARI SADDAM

IA YANG MEMBAYANGKAN DIRINYA YANG MISKIN

ia membayangkan bagaimana seseorang itu duduk di sebuah museum dan menulis tentang orang-orang miskin di sekelilingnya seperti ia yang miskin dan harus dipinjami uang terus menerus oleh sahabatnya yang ingin agar buku itu selesai dan ia terus membayangkan tentang rumahnya Continue reading IA YANG MEMBAYANGKAN DIRINYA YANG MISKIN