Kata-kata Kunci Puisi di Halaman Satu Google

Kata-kata kunci yang berkaitan dengan puisi di mesin pencari google sangat banyak. Para admin blog atau situs yang memuat puisi harus jeli memilih kata-kata kunci yang relevan dengan pencarian. Beberapa kata-kata kunci yang populer antara lain: Puisi Puisi Cinta Puisi Continue reading Kata-kata Kunci Puisi di Halaman Satu Google

Apa yang Ingin Dikenangkan

apa yang ingin dikenangkan, kebaikan atau keburukanmu? apa yang ingin dikenangkan, sebagai politikus, pengusaha atau penyair? apa yang ingin dikenangkan, o apa? usia teramat singkat, kenangan akan ribuan tahun, apa yang ingin dikenangkan orang tentangmu? apalah arti dirimu, ada tiadamu Continue reading Apa yang Ingin Dikenangkan

Pelajaran Berdusta

Karena dusta teramat indah, maka kita selalu diam diam belajar dari politisi di televisi yang berdebat setiap hari Selamat tidur, dan kau diam diam menyimpan secuplik cahaya rembulan, agar mimpi tak terlalu pekat dicekam Selamat tidur, dan diam diam kau Continue reading Pelajaran Berdusta

SATU JUNI, MENGHITUNG LIMA JEMARI

ini bulan juni, dan hujanpun tak datang lagi aku membaca hujan dari buku-buku yang terbuka tak sengaja ini bulan juni, tak ada hujan yang tersesat di sini aku membaca hujan dari mata yang tak kuasa menahan tangis mari kita berhitung Continue reading SATU JUNI, MENGHITUNG LIMA JEMARI

Dongeng Kupu-Kupu yang Terperangkap Senja

seekor kupu-kupu terperangkap di perangkap senja, bunga menangisi sayapnya yang cantik, mengepak-ngepak memuji matahari   berayun-ayun angan dari bunga ke bunga, dari daun ke daun, mengepak mengitari taman, sebagai seorang yang mimpi kupu-kupu   mari kemari, katanya menari, jemarinya adalah Continue reading Dongeng Kupu-Kupu yang Terperangkap Senja

Aku Menulis Berulang-Ulang

aku ingin menulis puisi dengan mengosongkan isi kepalaku yang penuh dengan keluh aku harus menulis kata berulang-ulang   agar aku ingat apa yang aku katakan, aku harus menulis kata berulang-ulang berulang-ulang aku harus tuliskan, kata yang harus aku ingat   kemana kau akan pergi Continue reading Aku Menulis Berulang-Ulang

Yang Menatap Cahaya Bulan

yang menatap bulan menyimpan bayang-bayang, menari sendirian   yang menatap sepi, membujuk rembulan, meminta cahayanya menemani, dia bercakap sendiri   diamlah sebentar, akan kubacakan sebaris sajak, merayakan segala sepi milik para penyair   adakah yang kerap merasa sia-sia? kata-kata menjelma Continue reading Yang Menatap Cahaya Bulan

BAYANG-BAYANG

bayang-bayang telah menakutimu dengan kecemasan engkau berlari ke barat, bayang-bayang berlari mendahuluimu, bayang-bayang yang memanjang, mengejar matahari engkau berlari ke timur, bayang-bayang mengejarmu, engkau berlari cepat, tapi bayang terus mengikutimu di dalam cermin itu ada bayang-bayangmu, menyerupai Dirimu

diam-diam aku ingin menulis sajak

diam-diam aku ingin menulis sajak untuk diriku sendiri, saat senja dan sajak terasa sia sia   di lintasan waktu hanya ada suara burung, kabar burung   di sisa usia ada yang termenung menatap senja, usia sia sia, belum apa apa   Continue reading diam-diam aku ingin menulis sajak

Seekor Ikan Berenang di Langit

untuk: kang badri @indiejeans aku menghikmati kesunyian, seperti menghikmati kehidupan. tak ada yang aneh dengan puisi seperti juga senja ini, seekor ikan berenang di langit, ikan yang kau lepas tadi pagi seekor ikan berenang-renang di langit, dan para perindu tertawa girang Continue reading Seekor Ikan Berenang di Langit

Dan Sunyi Mengundangmu Untuk Pergi

untuk: @candramalik, @hotfashionholic @haspahani dan sunyi mengundangmu untuk pergi, karena sunyilah sebenar puisi pejalan sunyi akan pergi mencari sunyinya sendiri, bersenandung rindu di sunyinya sendiri aku menatap sunyimu, sunyi yang gemuruh di kerjap cahaya senja mungkin ada yang sempat dicatat cahaya Continue reading Dan Sunyi Mengundangmu Untuk Pergi

Aku Mengenangmu Sebagai Doa

:munir aku mengenangmu: kebaikan yang tumbuh di ladang-ladang persemaian. akan terus bertumbuhan, kebaikanmu. di alun-alun itu, komedi putar yang diam, tugu apel yang dingin, meminta puisi untuk mengenangnya jemari menera nama-nama di batu. akan lenyap. selain yang bersemayam di hati. tulus ikhlas Continue reading Aku Mengenangmu Sebagai Doa

Arsip Puisi dari Buku Sepilihan Sajak Telah Dialamatkan Padamu

Beberapa waktu yang lalu saya telah mengupload puisi-puisi yang terhimpun dalam buku “Sepilihan Sajak Nanang Suryadi: Telah dialamatkan Padamu.” Buku ini terbit di tahun 2002 dan sudah tidak tersedia lagi di toko buku. Untuk memudahkan bagi para peminat puisi atau Continue reading Arsip Puisi dari Buku Sepilihan Sajak Telah Dialamatkan Padamu

Nanang Suryadi diundang ke Pertemuan Penyair Nusantara 6 di Jambi

Forum kepenyairan tingkat internasional yang bertajuk Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) 6 akan dihadiri oleh Nanang Suryadi pada akhir Desember 2012. Pelaksanaan Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) tahun ini diadakan di Jambi. Tahun lalu Palembang menjadi tuan rumah PPN 5, yang menghadirkan Continue reading Nanang Suryadi diundang ke Pertemuan Penyair Nusantara 6 di Jambi