Menyoal Puisi Terbaru Indonesia

Jika kita “search” di google, maka sering kali akan ditemukan “puisi terbaru” atau “puisi terupdate” yang menjadi fokus bagi admin blog yang menggunakan teknik SEO untuk mengarahkan mesin pencari ke blognya. Jarang para admin blog puisi yang menggunakan teknik SEO Continue reading Menyoal Puisi Terbaru Indonesia

ANGKATAN TERBARU SASTRA INDONESIA; SEBUAH PERBINCANGAN

Oleh: Nanang Suryadi Pada dunia yang saya sukai dengan cinta keras kepala: sastra, saya mengenal ada pembabakan sejarah sastra Indonesia, ke dalam beberapa angkatan, yaitu: Angkatan Balai Pustaka, Angkatan Pujangga Baru, Angkatan 45 serta Angkatan 66. Dalam hal pembabakan sejarah Continue reading ANGKATAN TERBARU SASTRA INDONESIA; SEBUAH PERBINCANGAN

Puisi Persahabatan

Keyword puisi persahabatan ini langsung muncul saat saya memasukkan kata kunci: puisi. Ternyata banyak juga yang mencari puisi dengan tema: persahabatan. Seringkali frasa ini akan secara otomatis ditambahi google.com sendiri dengan nama penyair: Kahlil Gibran.  Buku-buku puisi dan cerita Kahlil Gibran banyak diterjemahkan di Continue reading Puisi Persahabatan

Sajak Cinta

Sajak cinta seringkali ditulis para orang muda yang sedang jatuh cinta, dan banyak orang yang ingin membaca sajak-sajak cinta ini. Seringkali sajak-sajak cinta yang menyentuh adalah sajak  yang menggambarkan cinta yang tak sampai. Bukankah sajak cinta Chairil Anwar yang berjudul Continue reading Sajak Cinta

Jurnal dan Buku yang membahas dan mengutip puisi karya Nanang Suryadi

Beberapa buku sastra dan bahasa untuk SMA mengutip karya puisiku dalam pembahasan atau apresiasi, antara lain: “Buku yang diambil sebagai kajian adalah buku: (1) Kaji Latih Bahasa dan Sastra Indonesia 2a dan 2b (2005) yang diterbitkan oleh Penerbit Bumi Aksara, (2) Bahasa Continue reading Jurnal dan Buku yang membahas dan mengutip puisi karya Nanang Suryadi

Review Puisi-Puisi Nanang Suryadi

Buku puisiku banyak dibahas oleh para kritikus sastra, diantaranya: ‘Erotisme Religius’ Sajak Nanang Oleh: Ahmadun Yosie Herfanda BIAR! ‘Puisi Mencakar wajahmu dengan kuku jemarinya yang lentik” (Kumpulan Puisi Nanang Suryadi) Oleh: Arif Gumantia Catatan untuk Sepilihan Sajak Nanang: Banyak Ruang Continue reading Review Puisi-Puisi Nanang Suryadi

ORANG-ORANG YANG MENYIMPAN API DALAM KEPALANYA

Oleh: Nanang Suryadi Dia, seorang anak muda yang tak mau disebut namanya, mencoba mempertanyakan hal-hal yang selama ini telah mapan, mungkin dapat disebut juga sebagai orang yang antikemapanan. Adakah telah merasuk dalam benak kepalanya apa yang disebut orang sebagai dekunstruksi Continue reading ORANG-ORANG YANG MENYIMPAN API DALAM KEPALANYA

SCB dan Pembaharuan Estetika Puisi (1)

Esei: Nanang Suryadi Sutardji Calzoum Bachri (SCB) sering membanggakan tahun-tahun masa kreatifnya tahun 1970-an. Ujarnya, “Tahun 1970-an adalah masa paling semarak dalam ekplorasi kesenian. Bukan hanya sastra tetapi juga dalam bidang seni lainnya: tari, teater, seni rupa. Dalam puisi berbagai Continue reading SCB dan Pembaharuan Estetika Puisi (1)

Proses Kreatifku (1)

Esei: Nanang Suryadi Pada November 2002, buku kumpulan puisiku “Telah Dialamatkan Padamu” terbit. Berbeda dengan buku-buku kumpulan puisiku sebelumnya: “Sketsa”, “Sajak di Usia Dua Satu”, “Orang Sendiri Membaca Diri” serta “Silhuet Panorama dan Negeri Yang Menangis” –yang aku terbitkan dan Continue reading Proses Kreatifku (1)

Proses Kreatifku (3)

Esei: Nanang Suryadi Geli juga saat seseorang menyapaku sebagai penyair. Di lingkungan kampus, di antara teman-temanku, di antara lingkungan pergaulan yang lebih luas, mereka seringkali mnghubung-hubungkan aku dengan sastra, khususnya puisi. Dan mereka tak segan memanggilku: penyair. Entah mengapa. Mungkin Continue reading Proses Kreatifku (3)

Tujuh Musim Setahun, Waktu Mencari Makna Cinta

Esei: Nanang Suryadi Adakah daya tarik novel yang ditulis dari sudut pandang seorang perempuan yang bercerita tentang kaumnya? “Tujuh Musim Setahun”, sebuah novel karya Clara Ng, mencoba membeberkan secara subtil mengenai orientasi manusia terhadap ruang dunia yang terus berubah, dari Continue reading Tujuh Musim Setahun, Waktu Mencari Makna Cinta

INTERAKSI SAJAK (1)

Esei: Nanang Suryadi Sajak tercipta sebagai sebuah reaksi terhadap sesuatu hal yang menyentuh relung puitik seorang penyair. Sebenarnya tak ada yang mengharuskannya menuliskan pengalaman puitiknya itu menjadi sebuah karya. Ia bisa menyimpannya menjadi sebuah pengalaman individual, tak perlu orang lain Continue reading INTERAKSI SAJAK (1)

INTERAKSI SAJAK (2)

Esei: Nanang Suryadi Keorisinalan gaya seringkali menjadi beban bagi penyair. Seakan-akan menjadi dosa besar ketika terlihat pengaruh orang lain dalam karyanya. Hal itu diperkukuh dengan vonis-vonis dari kritikus yang cenderung melihat pengaruh orang lain terhadap karya sang penyair sebagai sesuatu Continue reading INTERAKSI SAJAK (2)

INTERAKSI SAJAK (3)

Esei Nanang Suryadi Dalam beberapa bulan terakhir, sebagai redaktur puisi cybersastra.net, saya menemukan banyak kejutan-kejutan saat membaca sajak-sajak yang masuk. Ah, bikin mabuk, membaca semua sajak-sajak ini, bayangkan paling tidak 50 sajak setiap harinya, berapa waktu yang harus dicadangkan untuk Continue reading INTERAKSI SAJAK (3)

Beberapa Permasalahan Kritik Sastra Indonesia

Esei Nanang Suryadi Dalam sebuah essaynya Saut Situmorang menyimpulkan sekaligus bertanya tentang krisis sastra Indonesia “Jadi apa yang terjadi di Indonesia sejak jaman Balai Pustaka sampai jaman Windows98 sekarang adalah krisis kritik sastra yang nampaknya belum ada tanda-tanda bakal berubah. Continue reading Beberapa Permasalahan Kritik Sastra Indonesia

IMPIAN SASTRA DI DUNIA CYBER

Esei Nanang Suryadi Perkembangan sastra Indonesia kita ke depan akan menemui kemungkinan-kemungkinan baru.Jika selama ini para sastrawan hanya menampilkan karyanya pada buku, majalah, koran yang berwujud kertas, maka saat ini kita bisa menemukan karya-karya mereka tersebar di media Internet, sebuah Continue reading IMPIAN SASTRA DI DUNIA CYBER