Arsip Puisi dari Buku Sepilihan Sajak Telah Dialamatkan Padamu

Beberapa waktu yang lalu saya telah mengupload puisi-puisi yang terhimpun dalam buku “Sepilihan Sajak Nanang Suryadi: Telah dialamatkan Padamu.” Buku ini terbit di tahun 2002 dan sudah tidak tersedia lagi di toko buku. Untuk memudahkan bagi para peminat puisi atau Continue reading Arsip Puisi dari Buku Sepilihan Sajak Telah Dialamatkan Padamu

3 Buku Puisi Terbaru Terbit di Akhir Tahun 2012

Di akhir tahun 2012 ini, tepatnya di bulan November, Nanang Suryadi meluncurkan 3 buku puisi terbarunya di nulisbuku.com. Judul buku puisi yang diluncurkan adalah: Derai Hujan Tak Lerai; Kenangan Yang Memburu serta Yang Merindu Yang Mencinta. Harga perbuku Rp.33.000,- dapat dipesan Continue reading 3 Buku Puisi Terbaru Terbit di Akhir Tahun 2012

Jurnal dan Buku yang membahas dan mengutip puisi karya Nanang Suryadi

Beberapa buku sastra dan bahasa untuk SMA mengutip karya puisiku dalam pembahasan atau apresiasi, antara lain: “Buku yang diambil sebagai kajian adalah buku: (1) Kaji Latih Bahasa dan Sastra Indonesia 2a dan 2b (2005) yang diterbitkan oleh Penerbit Bumi Aksara, (2) Bahasa Continue reading Jurnal dan Buku yang membahas dan mengutip puisi karya Nanang Suryadi

Review Puisi-Puisi Nanang Suryadi

Buku puisiku banyak dibahas oleh para kritikus sastra, diantaranya: ‘Erotisme Religius’ Sajak Nanang Oleh: Ahmadun Yosie Herfanda BIAR! ‘Puisi Mencakar wajahmu dengan kuku jemarinya yang lentik” (Kumpulan Puisi Nanang Suryadi) Oleh: Arif Gumantia Catatan untuk Sepilihan Sajak Nanang: Banyak Ruang Continue reading Review Puisi-Puisi Nanang Suryadi

Download File Ebook Puisi Nanang Suryadi

Silakan rekan-rekan yang ingin membaca  karya-karya puisiku dalam bentuk e-book format pdf. Klik link berikut: antologi puisi bertujuh TelahDialamatkanPadamu kumpulan sajak nanangs 2010-2011 KENANGAN YANG MEMBURU Biar! Kumpulan Puisi Nanang Suryadi Yang Merindu Selamat membaca!

Buku Nanang Suryadi dikoleksi Perpustakaan Australia dan Amerika Serikat

Beberapa bukuku ternyata di simpan di perpustakaan luar negeri, dapat ditelusuri di link-link berikut:  Worldcat.org ; Catalogue.nla.gov.au ; openlibrary.org Buku-buku yang menjadi koleksi tersebut adalah: Silhuet panorama & negeri yang menangis (Book, 1999)  Telah dialamatkan padamu (Dewata Publishing, 2002) Analisis makro dan mikro : Continue reading Buku Nanang Suryadi dikoleksi Perpustakaan Australia dan Amerika Serikat

Karyaku di Google Books

Aside

Jalan-jalan ke search engine google mencari buku yang mencantumkan karya atau menyebut namaku di dalamnya. Ada beberapa buku yang dapat ditemukan, diantaranya:

Proses Kreatifku (1)

Esei: Nanang Suryadi Pada November 2002, buku kumpulan puisiku “Telah Dialamatkan Padamu” terbit. Berbeda dengan buku-buku kumpulan puisiku sebelumnya: “Sketsa”, “Sajak di Usia Dua Satu”, “Orang Sendiri Membaca Diri” serta “Silhuet Panorama dan Negeri Yang Menangis” –yang aku terbitkan dan Continue reading Proses Kreatifku (1)

Proses Kreatifku (3)

Esei: Nanang Suryadi Geli juga saat seseorang menyapaku sebagai penyair. Di lingkungan kampus, di antara teman-temanku, di antara lingkungan pergaulan yang lebih luas, mereka seringkali mnghubung-hubungkan aku dengan sastra, khususnya puisi. Dan mereka tak segan memanggilku: penyair. Entah mengapa. Mungkin Continue reading Proses Kreatifku (3)

Tujuh Musim Setahun, Waktu Mencari Makna Cinta

Esei: Nanang Suryadi Adakah daya tarik novel yang ditulis dari sudut pandang seorang perempuan yang bercerita tentang kaumnya? “Tujuh Musim Setahun”, sebuah novel karya Clara Ng, mencoba membeberkan secara subtil mengenai orientasi manusia terhadap ruang dunia yang terus berubah, dari Continue reading Tujuh Musim Setahun, Waktu Mencari Makna Cinta

INTERAKSI SAJAK (1)

Esei: Nanang Suryadi Sajak tercipta sebagai sebuah reaksi terhadap sesuatu hal yang menyentuh relung puitik seorang penyair. Sebenarnya tak ada yang mengharuskannya menuliskan pengalaman puitiknya itu menjadi sebuah karya. Ia bisa menyimpannya menjadi sebuah pengalaman individual, tak perlu orang lain Continue reading INTERAKSI SAJAK (1)

INTERAKSI SAJAK (2)

Esei: Nanang Suryadi Keorisinalan gaya seringkali menjadi beban bagi penyair. Seakan-akan menjadi dosa besar ketika terlihat pengaruh orang lain dalam karyanya. Hal itu diperkukuh dengan vonis-vonis dari kritikus yang cenderung melihat pengaruh orang lain terhadap karya sang penyair sebagai sesuatu Continue reading INTERAKSI SAJAK (2)

INTERAKSI SAJAK (3)

Esei Nanang Suryadi Dalam beberapa bulan terakhir, sebagai redaktur puisi cybersastra.net, saya menemukan banyak kejutan-kejutan saat membaca sajak-sajak yang masuk. Ah, bikin mabuk, membaca semua sajak-sajak ini, bayangkan paling tidak 50 sajak setiap harinya, berapa waktu yang harus dicadangkan untuk Continue reading INTERAKSI SAJAK (3)