Last updated by at .

Arsip Puisi dari Buku Sepilihan Sajak Telah Dialamatkan Padamu

Beberapa waktu yang lalu saya telah mengupload puisi-puisi yang terhimpun dalam buku “Sepilihan Sajak Nanang Suryadi: Telah dialamatkan Padamu.” Buku ini terbit di tahun 2002 dan sudah tidak tersedia lagi di toko buku. Untuk memudahkan bagi para peminat puisi atau Continue reading

Jurnal dan Buku yang membahas dan mengutip puisi karya Nanang Suryadi

Beberapa buku sastra dan bahasa untuk SMA mengutip karya puisiku dalam pembahasan atau apresiasi, antara lain: “Buku yang diambil sebagai kajian adalah buku: (1) Kaji Latih Bahasa dan Sastra Indonesia 2a dan 2b (2005) yang diterbitkan oleh Penerbit Bumi Aksara, (2) Bahasa Continue reading

Download File Ebook Puisi Nanang Suryadi

Silakan rekan-rekan yang ingin membaca  karya-karya puisiku dalam bentuk e-book format pdf. Klik link berikut: antologi puisi bertujuh TelahDialamatkanPadamu kumpulan sajak nanangs 2010-2011 KENANGAN YANG MEMBURU Biar! Kumpulan Puisi Nanang Suryadi Yang Merindu Selamat membaca!

Buku Nanang Suryadi dikoleksi Perpustakaan Australia dan Amerika Serikat

Beberapa bukuku ternyata di simpan di perpustakaan luar negeri, dapat ditelusuri di link-link berikut:  Worldcat.org ; Catalogue.nla.gov.au ; openlibrary.org Buku-buku yang menjadi koleksi tersebut adalah: Silhuet panorama & negeri yang menangis (Book, 1999)  Telah dialamatkan padamu (Dewata Publishing, 2002) Analisis makro dan mikro : Continue reading

Karyaku di Google Books

Aside

Jalan-jalan ke search engine google mencari buku yang mencantumkan karya atau menyebut namaku di dalamnya. Ada beberapa buku yang dapat ditemukan, diantaranya:

Proses Kreatifku (1)

Esei: Nanang Suryadi Pada November 2002, buku kumpulan puisiku “Telah Dialamatkan Padamu” terbit. Berbeda dengan buku-buku kumpulan puisiku sebelumnya: “Sketsa”, “Sajak di Usia Dua Satu”, “Orang Sendiri Membaca Diri” serta “Silhuet Panorama dan Negeri Yang Menangis” –yang aku terbitkan dan Continue reading

Proses Kreatifku (3)

Esei: Nanang Suryadi Geli juga saat seseorang menyapaku sebagai penyair. Di lingkungan kampus, di antara teman-temanku, di antara lingkungan pergaulan yang lebih luas, mereka seringkali mnghubung-hubungkan aku dengan sastra, khususnya puisi. Dan mereka tak segan memanggilku: penyair. Entah mengapa. Mungkin Continue reading

Tujuh Musim Setahun, Waktu Mencari Makna Cinta

Esei: Nanang Suryadi Adakah daya tarik novel yang ditulis dari sudut pandang seorang perempuan yang bercerita tentang kaumnya? “Tujuh Musim Setahun”, sebuah novel karya Clara Ng, mencoba membeberkan secara subtil mengenai orientasi manusia terhadap ruang dunia yang terus berubah, dari Continue reading