24 NovAku Menulis Berulang-Ulang

aku ingin menulis puisi dengan mengosongkan isi kepalaku yang penuh dengan keluh

aku harus menulis kata berulang-ulang

 

agar aku ingat apa yang aku katakan, aku harus menulis kata berulang-ulang

berulang-ulang aku harus tuliskan, kata yang harus aku ingat

 

kemana kau akan pergi penyair? di sana tak ada pintu

kemana kau akan pergi penyair? di sana tak ada jalan

 

kemana kau akan pergi?

aku bukan penyair, tak butuh pintu dan jalan

 

terang demikian siang, benderang demikian terik, bermimpi apa?

siapa yang berteriak itu: langit bolong

 

ujarnya:

mari kita belajar lagi, menghayati luka kata, berdarah di setiap hurufnya

 

tak kau rasa nyerikah dihunjam kata, tak kau rasa perihkah

dirajam kata, tak kau rasakankah derita kata merindu puisi mengada?

Tags:
No comments

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment
CAPTCHA Image
*