Aku Hujankan Puisi

aku hujankan puisi di meja meja kantor
penyair yang lupa dengan impiannya
tertumpuk kuitansi dan berkas espeje

aku hujankan puisi di segala waktu
saat kata kata merindu diriku
saat aku merindu mimpiku

aku hujankan puisiku
untukmu untukmu untukmu
yang memendam kata-kata rindu

3 Replies to “Aku Hujankan Puisi”

  1. sajak yang menarik, rindu yang tertahan oleh berkas espeje kantor yang dikejar deadline inspektorat .. hehe

    salam kenal 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CAPTCHA Image

*