09 AugAku Hujankan Puisi

aku hujankan puisi di meja meja kantor
penyair yang lupa dengan impiannya
tertumpuk kuitansi dan berkas espeje

aku hujankan puisi di segala waktu
saat kata kata merindu diriku
saat aku merindu mimpiku

aku hujankan puisiku
untukmu untukmu untukmu
yang memendam kata-kata rindu

3 Responses to “Aku Hujankan Puisi”

  1. ydy says:

    bait pertama :
    apakah dirimu termasuk?
    apakah diriku termasuk?

  2. hm… poem’s addicted :) keep on writing sir

  3. andri says:

    sajak yang menarik, rindu yang tertahan oleh berkas espeje kantor yang dikejar deadline inspektorat .. hehe

    salam kenal :)

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment
CAPTCHA Image
*