Aku Hujankan Puisi

aku hujankan puisi di meja meja kantor
penyair yang lupa dengan impiannya
tertumpuk kuitansi dan berkas espeje

aku hujankan puisi di segala waktu
saat kata kata merindu diriku
saat aku merindu mimpiku

aku hujankan puisiku
untukmu untukmu untukmu
yang memendam kata-kata rindu

One Reply to “Aku Hujankan Puisi”

  1. aku benar-benar kuyup dalam membaca puisi-puisimu duhai penyair…
    selamat terus berkarya dan semoga abadilah buah tangan dari kedalaman makna hidupmu ini.
    Salam bahagia dari Aceh.
    Trims ya…. pustaka hatimu ini benar-benar menarik hatiku.
    pelan dan berkelanjutan… akan kuselami semuanya. Salam Sastra. 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CAPTCHA Image

*